Jumat, 08 April 2011

PETA MEGAPOLITAN 2009/2010


Setelah cukup lama vacum online....hari ini baru bisa ngisi blog lagi
sekedar berbagi buat yang pengen punya peta Jakarta.
Setelah nyari sana-sini akhirnya nemu juga yang sesuai yang saya cari Peta ini bernama Peta Megapolitan Edisi 2009/2010.
Berikut screen shotnya,
Peta ini juga berisi informasi tempat-tempat seperti Rumah Sakit, Taman Rekreasi, Nama Jalan, Sekolah Swasta, Masjid, Gereja, Klenteng, Bandara, Terminal Bus, Hotel, Apartemen, SPBU, Ruku/Rukan, Industri, Dll. Pokonya sangat lengkap deh sob, cocok banget buat sobat-sobat yang suka wara-wiri biar ga nyasar. Hehehe
Peta ini baru mencakup daerah seperti JABODETABEK (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) dan ada tambahan kota lainnya seperti Karawang dan Kota Cianjur.
Tertarik dengan peta Megapolitan ini?? Download aja. (100% Gratis)
 Oh iya biar peta bisa di buka,download juga daemon tools download disini.
Mount hasil download peta tadi pake daemon tools.....
Saya dah coba dan bisa....................


Kutipan dari http://www.remo-xp.com
Download Now

Jumat, 11 Februari 2011

Install windows xp dari flash disk

Sekedar berbagi pengalaman, beberapa hari lalu tetangga saya meminta tolong untuk meng-install ulang netbooknya.Karena saya tidak punya optik drive external maka saya coba gunakan flash disk untuk melakukan install.Dengan referensi dari berbagai sumber kucoba untuk mengerjakannya dan ternyata berhasil...
Dan inilah cara untuk melakukan install melalui flash disk


Ada beberapa hal yang harus anda persiapkan, di antaranya;
  1. Flash disk, minimal 1 Gb
  2. Sofwere instalasi windows
  3. Usb_Prep8, download di sini
  4. Petousb, download di sini
Setelah download semua kebutuhan di atas, berikut langkah-langkahnya:
  1. Ekstrak Bootsect.exe, USB_prep8 dan PeToUSB.
  2. Copy-Paste PeToUSB.exe ke folder USB_prep8.
  3. Doble klik usb_prep8.cmd yang ada di dalam folder USB_prep8, nanti akan muncul command prompt.
  4. Jika sudah muncul tulisan “Press any key to continue,” tekan sembarang tombol untuk konfirmasi
  5. Di layar akan muncul jendela PEtoUSB yang meminta Anda memformat USB flash disk Anda. Tak perlu mengubah setting apa pun, langsung klik Start untuk mulai proses format. Jawab konfirmasi sesuai kebutuhan Anda
  6. Jika sudah selesai, tutup jendela PEtoUSB (jangan menutup jendela Command Prompt yang tadi terbuka ketika Anda menjalankan usb_prep8.bat), maka di layar akan muncul opsi-opsi dari 0 hingga 5
  7. Gunakan opsi 1 untuk memilih sumber file instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk. Disini, tentukan di drive mana Anda menyimpan instalasi Windows XP. Pilih saja optical drive di mana sudah ada CD Windows XP di dalamnya, atau pilih folder pilihan Anda jika Anda telah menyalin file instalasi Windows XP ke folder tertentu
  8. Tekan 2 lalu enter. Masukkan huruf yang belum terpakai untuk nama drive di komputer (biasanya c,d,e,f sudah terpakai) untuk virtual drive
  9. Pilih opsi 3 untuk menentukan di mana Anda mencolok flash disk. Kalau flash disk Anda berada di drive F:, maka ketik F dan tekan ENTER. Jika drive G: maka ketik G dan tekan ENTER, begitu seterusnya berlaku untuk drive lain
  10. Selanjutnya pilih opsi 4 untuk mulai proses pembuatan modul instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk secara otomatis. Jawab apa pun konfirmasi yang muncul dengan Y atau YES atau OK atau bentuk persetujuan lain
Proses selesai. USB sudah bisa dipakai untuk melakukan instalasi Windows XP. Jangan lupa setup boot manager di BIOS untuk boot dari USB. Terus ketika instalasi, pilih nomer text mode setup. Proses akan lanjut seperti instalasi XP biasa. Setelah selesai pilih pilihan untuk melanjutkan instalasi Windows XP. Jangan cabut usb sampai instalasi selesai. Setelah Windows selesai diinstal, cabut USB(safely removed).
Semoga bermanfaat...........

Kutipan dari http://wahyupermadi.web.id

Jumat, 04 Februari 2011

P A K U

Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bersifat pemarah. Untuk mengurangi kebiasaan marah sang anak, ayahnya memberikan sekantong paku dan mengatakan pada anak itu untuk memakukan sebuah paku di pagar belakang setiap kali di marah ....

Hari pertama anak itu telah memakukan 48 paku ke pagar setiap kali dia marah ... Lalu secara bertahap jumlah itu berkurang. Dia mendapati bahwa ternyata lebih mudah menahan amarahnya daripada memakukan paku ke pagar.

Akhirnya tibalah hari dimana anak tersebut merasa sama sekali bisa mengendalikan amarahnya dan tidak cepat kehilangan kesabarannya. Dia memberitahukan hal ini kepada ayahnya, yang kemudian mengusulkan agar dia mencabut satu paku untuk setiap hari dimana dia tidak marah.

Hari-hari berlalu dan anak laki-laki itu akhirnya memberitahu ayahnya bahwa semua paku telah tercabut olehnya. Lalu sang ayah menuntun anaknya ke pagar. "Hmm, kamu telah berhasil dengan baik anakku, tapi lihatlah lubang-lubang di pagar ini. Pagar ini tidak akan pernah bisa sama seperti sebelumnya. "Ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan. Kata-katamu meninggalkan bekas seperti lubang ini ...di hati orang lain.

Kamu dapat menusukkan pisau pada seseorang, lalu mencabut pisau itu ...Tetapi tidak peduli beberapa kali kamu minta maaf, luka itu akan tetap ada ... dan luka karena kata-kata adalah sama buruknya dengan luka fisik ..."

Kutipan Motivasi Net

Senin, 31 Januari 2011

Tindakan Kita Sebatas Kita Memandang Dunia

Bila anda memandang diri anda kecil, dunia akan tampak sempit, dan tindakan anda pun jadi kerdil

Namun, bila anda memandang diri anda besar, dunia terlihat luas, anda pun melakukan hal-hal penting dan berharga.

Tindakan anda adalah cermin bagaimana anda melihat dunia. Sementara dunia anda tak lebih luas dari pikiran anda tentang diri anda sendiri. Itulah mengapa kita diajarkan untuk berprasangka positif pada diri sendiri, agar kita bisa melihat dunia lebih indah, dan bertindak selaras dengan kebaikan-kebaikan yang ada dalam pikiran kita. Padahal dunia tak butuh penilaian apa-apa dari kita. Ia hanya memantulkan apa yang ingin kita lihat. Ia menggemakan apa yang ingin kita dengar. Bila kita takut menghadapi dunia, sesungguhnya kita takut menghadapi diri kita sendiri.

Maka, bukan soal apakah kita berprasangka positif atau negatif terhadap diri sendiri. Melampaui di atas itu, kita perlu jujur melihat diri sendiri apa adanya. Dan, dunia pun menampakkan realitanya yang selama ini tersembunyi di balik penilaian-penilaian kita.

Kutipan motivasi net